Inilah AMDK yang harus penuhi SNI (Bagian 5)
Inilah AMDK yang harus memenuhi SNI (Bagian 5)
- Air Mineral Alami
Di awal artikel berjudul Inilah AMDK yang harus memenuhi SNI, telah dijelaskan tentang air mineral dan demineral. Masih ada satu lagi yang termasuk dalam Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), Air Mineral Alami. Seperti apa air minum ini?
Natural mineral water (air mineral alami) merupakan air minum yang berasal langsung dari sumber air bawah tanah atau mata air alami. Air ini terlindungi dari risiko polusi dan mengandung sejumlah mineral esensial penting seperti kalsium, magnesium, dan kalium yang dijaga keaslian serta kadarnya langsung dari sumbernya.
Karakteristik utama air mineral diantaranya sumbernya yang alami yang diambil dari dalam bumi atau pegunungan yang terlindung dari pencemaran, kandungan Mineral Tetap, Memiliki kadar mineral esensial yang stabil dan konsisten tanpa tambahan zat kimia buatan, serta tanpa pengolahan berat yang produknya dikemas langsung di dekat sumbernya agar kemurnian dan kandungan alaminya tetap terjaga. (dibantu Google AI)
Definisi tersebut senada seperti yang dilansir dalam laman halodoc.com yang mendefinisikan air mineral alami sebagai air mineral yang diperoleh dari sumber air bawah tanah yang terlindungi secara geologis. Karakteristik utamanya adalah komposisi mineralnya yang stabil dari waktu ke waktu. Air ini juga kaya akan elemen seperti kalsium yang baik untuk tulang, serta magnesium yang mendukung fungsi otot dan saraf. Serta proses pengolahan air ini juga sangat minim untuk menjaga kemurnian alaminya.
Standar Nasional Indonesia (SNI) dengan nomor SNI 6242:2023 Air mineral alami ditetapkan untuk melindungi konsumen serta meningkatkan daya saing produk. SNI yang dalam bahasa Inggris berjudul Natural mineral water ini, merupakan revisi dari SNI 6242:2015 Air mineral alami. Standar ini menetapkan istilah dan definisi, bahan, klasifikasi, syarat mutu, pengambilan contoh dan cara uji untuk air mineral alami.
Untuk penerapan dokumen ini, diperlukan 2 dokumen SNI lainnya yaitu Dokumen SNI 0428, Petunjuk pengambilan contoh padatan dan SNI 3554, Cara uji air minum dalam kemasan. SNI 6242:2023 dirumuskan oleh Komite Teknis 67-09, Minuman.
Air mineral alami menurut SNI ini adalah air minum yang diperoleh langsung dari sumber air alami atau hasil pengeboran sumur dalam dengan proses terkendali untuk menghindari pencemaran atau pengaruh Iuar terhadap sifat kimia, fisika, dan mikrobiologi air.
Air mineral alami yang jelas dapat dibedakan dari air minum lainnya dengan karakteristik sebagai berikut:
- a) Kandungan garam mineral dengan proporsi yang tertentu dan adanya “trace element” atau zat-zat lainnya;
- b) Diambil langsung dari sumber alami atau hasil pengeboran dari sumur dalam dengan proses terkendali yang menghindari pencemar atau pengaruh Iuar atas sifat kimia, fisika dan mikrobiologi air mineral alami;
- c) Komponennya konstan serta debit dan suhunya stabil dengan catatan fluktuasi alami yang kecil;
- d) Diambil dengan kondisi sedemikian rupa sehingga dapat menjamin keaslian mikrobiologi dan keaslian serta stabilitas komposisi kimia dari komponen-komponen esensialnya;
- e) Dikemas dekat dengan lokasi sumber dengan cara higienis;
- f) Tidak mengalami proses kecuali:
− pemisahan komponen tidak stabil seperti senyawa mengandung besi, mangan, belerang atau arsenik dengan cara dekantasi dan/atau penyaringan, jika diperlukan dapat dilakukan aerasi untuk mempercepat proses pemisahan;
− diperkenankan dilakukan proses dekarbonasi atau penambahan karbon dioksida untuk memproduksi air mineral alami sebagaimana tercantum dalam klasifikasi tanpa mengubah komponen esensialnya.
Air mineral alami dapat diklasifikasikan sebagai Air mineral alami tanpa karbonasi; Air mineral alami berkarbonasi alami; Air mineral alami dekarbonasi; Air mineral alami fortifikasi dengan karbondioksida dari sumbernya; serta Air mineral alami dikarbonasi.
SNI mempersyaratkan mutu meliputi diantaranya Keadaan (warna, Bau, Rasa, Rasa Berkarbonasi). Maksimum Zat yang terlarut, Cemaran Logam, Cemaran Kimia Organik, serta Cemaran Mikroba.
Pastikan berlabel SNI
Melansir dalam laman halodoc.com bahwa mengonsumsi macam-macam air mineral memberikan manfaat yang lebih dari sekadar hidrasi. Kandungan magnesium di dalamnya membantu mengatur tekanan darah dan kadar gula darah. Selain itu, bikarbonat dalam air mineral dapat membantu sistem pencernaan dengan menetralkan asam lambung, sehingga membantu meredakan keluhan maag ringan.
Kalsium yang terkandung dalam air mineral juga memiliki bioavailabilitas yang hampir sama dengan kalsium dari susu, menjadikannya pilihan yang baik untuk menjaga kepadatan tulang bagi mereka yang intoleransi laktosa. Namun, perlu diingat bahwa penderita gangguan ginjal harus berkonsultasi terlebih dahulu mengenai jumlah asupan mineral tertentu agar tidak memperberat kerja ginjal.
Mengingat air mineral alami diminum atau dikonsumsi secara langsung oleh tubuh, maka jaminan kualitas dan keamanan pangan menjadi sebuah keharusan dalam sebuah produk air mineral alami. Sertifikasi SNI membuktikan bahwa air mineral alami yang dikemas telah lolos uji dan dinyatakan memenuhi persyaratan mutu SNI oleh pihak independen yakni lembaga sertifikasi produk yang terakreditasi. Jadi, pastikan air mineral alami yang dibeli berlabel SNI.(DNWInfomutu)
www.infomutu.com